Saturday, July 19, 2014

Quran Surat al An'am ayat 102|Penjelasan

Ikhtisar Quran Surat al An'am[6] ayat 102, kaitannya dengan kandungan Hadis Bukhari Nomor 4268

Quran Surat al An'am[6] ayat 102 di dalamnya memaparkan mengenai tema "allah lah yang maha pencemburu". Riwayat yang berkaitan dengan Quran Surat al An'am[6] ayat 102 diantaranya adalah Hadis Bukhari nomor 4268 dalam kitab Shahih Bukhari. Mengenai isi hadis yang terkait dengan Quran Surat al An'am[6] ayat 102 ini, akan dielaborasi (dipaparkan lebih detail) pada kajian di bawah ini.

Kajian Quran Surat al An'am[6] ayat 102, kaitannya dengan kandungan Hadis Bukhari Nomor 4268

Bismillahirrahmaanirrahiim...
Alhamdulillah, pada kesempatan ini Asbabun Nuzul Quran bisa kembali berbagi Hadits/Hadis/Hadith (macam-macam orang menyebutnya). Yaitu berbagi sebuah hadis yang memiliki kaitan dengan ayat-ayat al Quran (Qur’an/al Qur’an), baik sebagai penjelasan, implementasi kandungan makna sebuah ayat, maupun sebagai Asbabun Nuzul sebuah ayat al Quran. Sebelumnya, kami telah berbagi Hadis Bukhari nomor 4266 yang matannya berkaitan dengan Quran Surat al An'am[6] ayat 84-90. Bagi yang ingin menyegarkan kembali ingatan mengenai tulisan kami sebelumnya, bisa dikaji melalui link http://asbabunnuzulquran.blogspot.com/2014/07/quran-surat-al-anam-ayat-84-90penjelasan.html dengan judul Quran Surat al An'am[6] ayat 84-90 | Penjelasan .
Pada tulisan ini, Asbabun Nuzul Quran akan kembali berbagi hadis yang memiliki kaitan dengan ayat-ayat al Quran. Mari kita kaji hadits di bawah ini!
Quran Surat al An'am ayat 102|Penjelasan
Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin 'Umar Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari 'Amru dari Abu Wail dari 'Abdullah radliallahu 'anhu dia berkata; "Tidak ada yang lebih pencemburu dari Allah. Karena itulah Dia mengharamkan segala yang keji baik yang nampak maupun yang tidak nampak. Dan tidak ada yang lebih suka dipuji selain Allah karena itulah Dia memuji diri-Nya." lalu aku tanyakan kepadanya; apakah kamu mendengarnya dari Abdullah? Dia menjawab; Ya, secara marfu.' Sedangkan arti WAKIL (Al An'am: 102), adalah penjaga dan yang melindunginya. Sedangkan QUBULAN adalah jama' dari Qabil yang artinya; berbagai macam siksa.

Keterangan Hadits Bukhari Nomor 4268 terkait dengan Quran Surat al An'am[6] ayat 84-90

Riwayat hadis tersebut berisi mengenai tema “allah lah yang maha pencemburu”. Kutipan hadis di atas diambil kitab Shahih Bukhari dengan nomor 4268. Selain dari kitab Shahih Bukhari, hadis dengan sanad dan matan yang sama juga terdapat dalam kitab Fathul Bari nomor 4634. Menurut ijma ulama, hadis di atas termasuk dalam kategori hadis Shahih. Sehingga bisa dijadikan referensi yang baik untuk mengkaji makna sebuah ayat, maupun digunakan sebagai inspirasi dalam rangka mencari solusi atas sebuah permasalahan. hadis ini juga merupakan rujukan yang kuat untuk mendalami makna Quran Surat al An'am[6] ayat 102, dilihat dari sisi metode tafsir bil Ma’tsur khususnya tafsir Quran bil Hadis. Walaupaun, tidak sedikit hadis yang didalamnya menjelaskan keterkaitan ayat dengan ayat lainnya, atau yang disebut dengan istilah tafsir bil Ma’tsur ayat bil ayat. Sehingga bisa dikatakan bahwa kajian seperti ini, menurut teori metodologi tafsir bil ma’tsur merupakan “pintu gerbang” utama untuk membuka “tabir” makna secara utuh sebuah ayat al Quran.
Dilihat dari sisi matannya (isi/kandungan), hadis di atas termasuk hadis yang memiliki kaitan dengan ayat-ayat al Quran. Dalam hal ini, Hadis Bukhari nomor 4268 berisi mengenai riwayat yang menjelaskan kandungan makna sebuah ayat al Quran, dan atau sebagai riwayat yang memaparkan contoh penerapan kandungan makna ayat al Quran di zaman Rasulullah SAW. Dalam konteks hadis ini, yaitu terkait dengan Quran Surat al An'am[6] ayat 102.

Terimakasih telah berkunjung di

Asbabun Nuzul Qur'an

artikel yang sedang dibaca berjudul

Quran Surat al An'am[6] ayat 102 | Penjelasan

atikel ini bersumber pada sebuah hadits shahih, yaitu Hadits Bukhari no 4268 yang didalamnya berkaitan dengan

Quran Surat al An'am[6] ayat 102

Hadits ini di ambil dari

Kitab Hadits Shahih Bukhari