Showing posts with label Asy Syu'araa'. Show all posts
Showing posts with label Asy Syu'araa'. Show all posts

Monday, June 23, 2014

Asbabunnuzul QS an Nisaa'[4]:97

Asbabunnuzul Quran Surat an Nisaa' ayat 97
Telah bercerita kepada kami 'Abdul 'Aziz bin 'Abdullah telah bercerita kepada kami Ibrahim bin Sa'ad Az Zuhriy berkata telah bercerita kepadaku Shalih bin Kaisan dari Ibnu Syihab dari Sahal bin Sa'ad As-Sa'idiy bahwa dia berkata: "Aku melihat Marwan bin Al Hakam sedang duduk di masjid lalu aku menemuinya hingga aku duduk di sampingnya lalu dia mengabarkan kepada kami bahwa Zaid bin Tsabit mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membacakan ayat 97 Surah an-Nisaa' kepadanya yang artinya ("Tidaklah sama orang-orang yang duduk-duduk saja (tidak ikut berperang) dari kalangan Kaum Mu'minin dengan orang-orang yang berjihad fii sabilillah…"), maka datang Ibnu Ummu Maktum kepada Beliau padahal Beliau sedang membacakan ayat itu kepadaku dengan berkata: "Wahai Rasulullah, seandainya aku mampu berjihad pasti aku akan berjihad". Dia adalah seorang yang buta. Maka Allah Tabaaraka Wa Ta'ala menurunkan ayat kepada Rosul-Nya pada saat paha Beliau sedang berada diatas pahaku dan aku merasa berat dengan paha Beliau tersebut (karena beratnya wahyu yang Beliau terima) hingga aku khawatir pahaku retak. Kemudian Beliau tenang kembali. Maka Allah 'AZZA WAJALLA menurunkan firman-Nya (kelanjutan ayat tersebut) yang artinya: ("Yang tanpa memiliki alasan…").

Keterangan Hadits:
Hadits di atas diambil dari kitab Shahih Bukhari nomor 2548. Selain dalam kitab Shahih Bukhari, hadits dengan sanad dan matan yang sama juga terdapat dalam kitab Fathul Bari nomor 2753. Menurut ijma ulama’ hadits Bukhari nomor 2548 termasuk dalam kategori hadits shahih. Sehingga bisa dijadikan sebagai referensi dalam mengkaji makna sebuah ayat, atau dalam rangka mencari solusi atas permasalahan. Matan hadits berisi mengenai penjelasan Rasulullah terhadap QS an Nisaa' ayat 97. Selain sebagai penjelasan, hadits ini juga sebagai asbabunnuzul kalimat selanjutnya dalam QS an Nisaa' ayat 97. Lebih jelasnya, sesuai dengan yang tertera pada redaksi hadits yang telah di sampaikan di atas.

....Baca Selengkapnya

Kontekstual dalam Islam

Qur'an Surat asy Syu'ara ayat 214
Telah bercerita kepada kami 'Abdullah bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Malik dari Ishaq bin 'Abdullah bin AbiThalhah bahwa dia mendengar Anas radliallahu 'anhu berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada Abu Thalhah: "Aku berpendapat sebaiknya kamu berikan untuk kaum kerabat". Abu Thalhah berkata: "Aku akan melaksanakannya wahai Rasulullah". Maka Abu Thalhah membagikannya untuk kerabatnya dan anak-anak pamannya". Dan Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhu berkata: "Ketika turun QS asy-Syu'ara' ayat 214 yang artinya: ("Dan berilah peringatan kepada keluarga-keluargamu yang terdekat"), maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berseru: "Wahai Bani Fihr, wahai Bani 'Adiy", yaitu nama-nama suku Quraisy. Dan berkata Abu Hurairah radliallahu 'anhu: "Ketika turun QS asy-Syu'ara' ayat 214 yang artinya: ("Dan berilah peringatan kepada keluarga-keluargamu yang terdekat"), maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berseru: "Wahai para kaum Quraisy".

Keterangan Hadits:
Hadits di atas terdapat dalam 2 kitab hadits yaitu dalam kitab Shahih Bukhari nomor 2547 dan Fathul Bari nomor 2752. Menurut ijma’ ulama, hadits tersebut termasuk dalam golongan hadits shahih. baik dilihat dari sanad, maupun matannya. Sehingga bisa dijadikan referensi yang baik untuk mendalami sebuah ayat, atau untuk mencari solusi atas permasalahan yang ada. Matan hadits berisi mengenai riwayat yang menggambarkan Rasulullah dalam menyikapi sebuah permasalahan, dimana sikap beliau mencerminkan kebijaksanaan dalam menghadapi perubahan sosial. Menurut saya, hadits ini bisa menjadi dasar yang menjelaskan bahwa Rasulullah itu sangan kontekstual. Begitu juga langkah-langkahnya dalam menghadapi perubahan tatanan sosial. Dalam matan hadits dikutif QS asy Syu’ara’ ayat 214, yang menjadi kata kunci dalam makna hadits ini. Ini merupakan sudutpandang saya dalam memahami hadits Bukhari nomor 2547.

....Baca Selengkapnya

Monday, June 16, 2014

Penjelasan QS asy Syu’ara[26]:94 dan QS al Mulk[67]:22

quran surat asy syu'ara ayat 94
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ghurair Az Zuhri telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin Ibrahim dari bapaknya dari Shalih bin Kaisan dari Ibnu Syihab berkata, telah mengabarkan kepada saya 'Amir bin Sa'ad dari bapaknya berkata; "Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memberikan suatu harta dari shadaqah sedangkan saat itu aku sedang duduk di tengah-tengah mereka. Saat itu Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam membiarkan dan tidak memberi seorang pun dari mereka, padahal orang itu adalah yang paling menakjubkan aku diantara mereka yang hadir. Maka aku menemui Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dan aku mendekati beliau seraya aku bertanya: "Wahai Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam, bagaimana dengan si fulan?. Demi Allah sungguh aku memandangnya dia sebagai seorang mu'min. Nabi Shallallahu'alaihiwasallam membalas: "atau dia muslim?". Kemudian aku terdiam sejenak lalu aku terdorang untuk lebih mengetahui apa yang dimaksud Beliau Shallallahu'alaihiwasallam, maka aku ulangi ucapanku: "Wahai Rasululloh Shallallahu'alaihiwasallam bagaimana dengan si fulan?". Demi Allah, sungguh aku memandangnya sebagai seorang mu'min. Nabi Shallallahu'alaihiwasallam membalas: atau dia muslim? Aku masih terdiam sejenak lalu aku terdorang lagi untuk lebih memastikan apa yang dimaksudnya hingga aku ulangi lagi pertanyaanku: "Wahai Rasululloh Shallallahu'alaihiwasallam bagaimana dengan si fulan?". Demi Allah, sungguh aku memandangnya sebagai seorang mu'min. Lalu Nabi Shallallahu'alaihiwasallam menjelaskan: "Sungguh aku memberikan kepada seseorang atau selain dia lebih aku sukai dari pada memberi kepada dia karena aku takut kalau dia akan dicampakkan mukanya ke neraka". Dan dari bapaknya dari Shalih dari Isma'il bin Muhammad bahwa dari berkata; Aku mendengar bapakku menceritakan sepereti ini yang dia ceritakan dalam hadits yang diceritakannya: Maka Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memukulkan kedua tangannya lalu mengumpulkannya diantara leher dan pundaknya kemudian bersabda: "Dengarlah Sa'ad, sungguh aku memberikan kepada seseorang ….". Berkata, Abu 'Abdullah Al Bukhariy: (QS. Asy-Syu'ara ayat 94) artinya: "Dibalik (wajah mereka) lalu dibenamkan". Sedangkan (Al Mulk ayat 22) artinya: "Seseorang dikatakan terjungkal bila perbuatannya tidak realistis dan jika dia benar berbuat kamu akan mengatakannya Allah menjungkalkan wajah orang itu begitu juga aku".
....Baca Selengkapnya

Wednesday, June 11, 2014

Daftar Surat dalam al Qur'an [bagian II]

Al Anbiyaa'     112
Al Hajj     78
Al Mu'minuun     118
An Nuur     64
Al Furqaan     77
Asy Syu'araa'     227
An Naml     93
Al Qashash     88
Al 'Ankabuut     69
Ar Ruum     60
Luqman     34
As Sajdah     30
Al Ahzab     73
Saba'     54
Faathir     45
Yaasiin     83
Ash Shaaffat     182
Shaad     88
Az Zumar     75
Al Mu'min     85
....Baca Selengkapnya