Asbab an Nuzul

Pada kesempatan ini, blog asbab an nuzul akan mencoba memaparkan pemahaman kami mengenai makna asbab an nuzul. Secara harfiah, asbab an nuzul bisa diartikan sebagai sebab-sebab turunnya, dalam hal ini yang dimaksud adalah turunnya suatu ayat al Qur-an. Mengutip dari wikipedia.org, asbabun nuzul diartikan sebagai “ilmu Al-Qur'an yang membahas mengenai latar belakang atau sebab-sebab suatu atau beberapa ayat al-Qur'an diturunkan”.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa al Qur’an diturunkan secara bertahap. Menurut Drs. H. Ahmad Supardi Hasibuan, MA. Yang dituangkan dalam sebuah artikel menarik pada official website kemenag wilayah Riau, al Qur’an diturunkan selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari, atau lebih kurang sekitar 23 tahun. Salah satu hikmah dari proses penurunan al Qur’an yang dilakukan secara bertahap diantaranya adalah sebagai solusi yang solutif dalam rangka menyelesaikan permasalahan umat pada saat itu.
Secara garis besar, ada 2 kemungkinan kriteria ayat al Qur’an. Pertama, ayat yang diturunkan secara sepihak (hak prerogatif Allah). Misalnya ayat-ayat mengenai tauhid. Yang kedua, ayat yang diturunkan untuk menyelesaikan persoalan. Baik bersifat solutif, maupun teguran. Ayat dengan kriteria kedua, tentu akan memiliki latar belakang masalah. Latar belakang inilah yang kemudian disebut sebagai asbabunnuzul.
Untuk mendapatkan informasi mengenai asbabunnuzul sebuah ayat, paling tidak bisa ditempuh dengan 2 alternatif cara. Pertama dengan mengkaji kitab-kitab asbabunnuzul. Kitab-kitab asbabunnujul ini berisikan mengenai cerita dibalik turunnya sebuah ayat. Alternatif kedua yaitu melalui kajian pada kitab-kitab hadits, dimana sebagian diantaranya merupakan riwayat yang berkaitan dengan latar belakang turunnya sebuah ayat.
Semoga tulisan sederhana ini bisa memberikan penyegaran. Bagi anda yang telah mengetahui makna asbabunnuzul, semoga bisa menjadi penguat pengetahuan anda. Dan bagi anda yang baru mengetahui mengenai asbabunnuzul, semoga ini bisa bermanfaat sebagai bagian dari informasi mengenai asbabunnuzul. Mungkin diantara pembaca ada yang tidak puas dengan coretan sederhana ini, alangkah indahnya jika ketika puasan tersebut, memotivasi anda untuk mencari referensi pembanding. Kami tidak bisa memberikan kepuasan karna kami memang bukan alat pemuas.