Sunday, July 13, 2014

Quran Surat ali 'Imran[3] ayat 92 | Penjelasan

Bismillahirrahmaanirrahiim...
Alhamdulillah, pada kesempatan ini Asbabun Nuzul Qur'an bisa kembali berbagi Hadits/Hadis/Hadith (macam-macam orang menyebutnya). Yaitu berbagi sebuah hadits yang memiliki keterkaitan dengan ayat-ayat al Quran (Qur’an/al Qur’an), baik sebagai penjelasan, implementasi kandungan makna sebuah ayat, maupun sebagai Asbabun Nuzul sebuah ayat al Quran. Sebelumnya, kami telah berbagi hadits Bukhari nomor 4185 yang matannya berkaitan dengan Quran Surat ali 'Imran[3] ayat 77. Bagi yang ingin menyegarkan kembali ingatannya mengenai tulisan sebelumnya, bisa anda lihat pada link http://asbabunnuzulquran.blogspot.com/2014/07/quran-surat-ali-imran3-ayat-77.html dengan judul Quran Surat ali 'Imran[3] ayat 77 | Penjelasan .
Pada tulisan ini, Asbabun Nuzul Quran akan kembali berbagi HADITH yang memiliki keterkaitan dengan ayat-ayat AL QURAN. Mari kita kaji Hadits di bawah ini!
Quran Surat Ali 'Imraan ayat 92
Telah menceritakan kepada kami Isma'il berkata; Telah menceritakan kepadaku Malik dari Ishaq bin 'Abdullah bin Abu Thalhah bahwasanya dia mendengar Anas bin Malik radliallahu 'anhu berkata; Abu Thalhah adalah orang Anshar yang paling banyak pohon kurmanya. Dan harta yang paling ia sukai dari harta miliknya adalah Bairuha` (kebun) yang berhadapan dengan masjid. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam biasa masuk ke dalamnya untuk minum airnya yang jernih segar. ketika turun ayat: "Kamu sekali-kali tidak akan mendapatkan kebajikan (yang sempurna) sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Maka Abu Thalhah berkata; "Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah telah berfirman: Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai, dan harta yang paling aku sukai adalah Bairuha`, maka ia sekarang adalah sedekah bagi Allah 'azza wajalla. Dan aku mengharap kebaikan dan simpanannya di sisi Allah. Wahai Rasulullah, sekarang aturlah ia sesukamu." Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Amboi, itu adalah harta yang menguntungkan, itu adalah harta yang menguntungkan! Aku telah mendengar apa yang telah kamu katakan, namun aku melihat sepertinya lebih baik itu engkau sedekahkan untuk kerabat-kerabatmu." Lalu Abu Thalhah berkata; "Wahai Rasulullah, aku akan melakukannya." Maka Abu Thalhah pun membagi-bagikan kepada kerabat dan anak-anak pamannya." 'Abdullah bin Yusuf dan Rauh bin 'Ubadah berkata; 'Itulah harta yang rabih (menguntungkan). Telah menceritakan kepadaku Yahya bin Yahya dia berkata; Aku membaca Hadits Malik dengan lafazh; 'Maal Rayih.' (harta yang menguntungkan). Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Abdullah Al Anshari dia berkata; Telah menceritakan kepadaku Bapakku dari Tsumamah dari Anas radliallahu 'anhu berkata; 'Maka harta itu dibagikan kepada Hassan dan Ubay, dan akupun termasuk kerabat yang paling dekat dengannya namun dia tidak memberikannya kepadaku sedikit pun.'

Keterangan Hadits:
Kutipan Hadits di atas diambil kitab Shahih Bukhari dengan nomor 4189. Selain dari kitab Shahih Bukhari, hadis dengan sanad dan matan yang sama juga terdapat dalam kitab Fathul Bari nomor 0. Menurut ijma ulama, HADITS di atas termasuk dalam kategori hadith Shahih. Sehingga bisa dijadikan referensi yang baik untuk mengkaji makna sebuah ayat, maupun digunakan sebagai inspirasi dalam rangka mencari solusi atas sebuah permasalahan. Dilihat dari sisi matannya (isi/kandungan), HADIS di atas termasuk hadith yang memiliki keterkaitan dengan ayat-ayat Al QURAN. Dalam hal ini, hadits Bukhari nomor 4189 berisi mengenai riwayat yang menjelaskan kandungan makna sebuah ayat al Quran, atau sebagai riwayat yang memaparkan implementasi kandungan makna dari ayat AL QURAN pada zaman Rasulullah SAW, dalam konteks hadith ini yaitu terkait dengan Quran Surat ali 'Imran[3] ayat 92.

Teimakasih telah berkunjung di

Asbabun Nuzul Qur'an

artikel yang sedang dibaca berjudul

QURAN SURAT ali 'Imran[3] ayat 92 - Penjelasan

atikel ini bersumber pada sebuah hadits shahih, yaitu Hadits Bukhari no 4189 yang didalamnya berkaitan dengan

Quran Surat ali 'Imran[3] ayat 92

Hadits ini di ambil dari

Kitab Hadits Shahih Bukhari