Sunday, July 20, 2014

Quran Surat Huud ayat 102|Penjelasan

Ikhtisar Quran Surat Huud[11] ayat 102, kaitannya dengan kandungan Hadis Bukhari Nomor 4318

Quran Surat Huud[11] ayat 102 di dalamnya memaparkan mengenai tema "adzab Allah sangat pedih". Riwayat yang berkaitan dengan Quran Surat Huud[11] ayat 102 diantaranya adalah Hadis Bukhari nomor 4318 dalam kitab Shahih Bukhari. Mengenai isi hadis yang terkait dengan Quran Surat Huud[11] ayat 102 ini, akan dielaborasi (dipaparkan lebih detail) pada kajian di bawah ini.

Kajian Quran Surat Huud[11] ayat 102, kaitannya dengan kandungan Hadis Bukhari Nomor 4318

Bismillahirrahmaanirrahiim...
Alhamdulillah, pada kesempatan ini Asbabun Nuzul Quran bisa kembali berbagi Hadits/Hadis/Hadith (macam-macam orang menyebutnya). Yaitu berbagi sebuah hadis yang memiliki kaitan dengan ayat-ayat al Quran (Qur’an/al Qur’an), baik sebagai penjelasan, implementasi kandungan makna sebuah ayat, maupun sebagai Asbabun Nuzul sebuah ayat al Quran. Sebelumnya, kami telah berbagi Hadis Bukhari nomor 4317 yang matannya berkaitan dengan Quran Surat Huud[11] ayat 18. Bagi yang ingin menyegarkan kembali ingatan mengenai tulisan kami sebelumnya, bisa dikaji melalui link http://asbabunnuzulquran.blogspot.com/2014/07/quran-surat-huud-ayat-18penjelasan.html dengan judul Quran Surat Huud[11] ayat 18 | Penjelasan .
Pada tulisan ini, Asbabun Nuzul Quran akan kembali berbagi hadis yang memiliki kaitan dengan ayat-ayat al Quran. Mari kita kaji hadits di bawah ini!
Quran Surat Huud ayat 102|Penjelasan
Telah menceritakan kepada kami Shadaqah bin Al Fadll Telah mengabarkan kepada kami Abu Mu'awiyah Telah menceritakan kepada kami Buraid bin Abu Burdah dari Abu Burdah dari Abu Musa radliallahu 'anhu dia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta 'ala akan menangguhkan siksaan bagi orang yang berbuat zhalim. Dan apabila Allah telah menghukumnya, maka Dia tidak akan pernah melepaskannya." Kemudian Rasulullah membaca ayat yang berbunyi: 'Begitulah adzab Tuhanmu, apabila Dia mengadzab penduduk negeri-negeri yang berbuat zhalim. Sesungguhnya adzab-Nya itu sangat pedih dan keras.' (Qs. Huud (11): 102).

Keterangan Hadits Bukhari Nomor 4318 terkait dengan Quran Surat Huud[11] ayat 18

Riwayat hadis tersebut berisi mengenai tema “adzab Allah sangat pedih”. Kutipan hadis di atas diambil kitab Shahih Bukhari dengan nomor 4318. Selain dari kitab Shahih Bukhari, hadis dengan sanad dan matan yang sama juga terdapat dalam kitab Fathul Bari nomor 4686. Menurut ijma ulama, hadis di atas termasuk dalam kategori hadis Shahih. Sehingga bisa dijadikan referensi yang baik untuk mengkaji makna sebuah ayat, maupun digunakan sebagai inspirasi dalam rangka mencari solusi atas sebuah permasalahan. hadis ini juga merupakan rujukan yang kuat untuk mendalami makna Quran Surat Huud[11] ayat 102, dilihat dari sisi metode tafsir bil Ma’tsur khususnya tafsir Quran bil Hadis. Walaupaun, tidak sedikit hadis yang didalamnya menjelaskan keterkaitan ayat dengan ayat lainnya, atau yang disebut dengan istilah tafsir bil Ma’tsur ayat bil ayat. Sehingga bisa dikatakan bahwa kajian seperti ini, menurut teori metodologi tafsir bil ma’tsur merupakan “pintu gerbang” utama untuk membuka “tabir” makna secara utuh sebuah ayat al Quran.
Dilihat dari sisi matannya (isi/kandungan), hadis di atas termasuk hadis yang memiliki kaitan dengan ayat-ayat al Quran. Dalam hal ini, Hadis Bukhari nomor 4318 berisi mengenai riwayat yang menjelaskan kandungan makna sebuah ayat al Quran, dan atau sebagai riwayat yang memaparkan contoh penerapan kandungan makna ayat al Quran di zaman Rasulullah SAW. Dalam konteks hadis ini, yaitu terkait dengan Quran Surat Huud[11] ayat 102.

Terimakasih telah berkunjung di

Asbabun Nuzul Qur'an

artikel yang sedang dibaca berjudul

Quran Surat Huud[11] ayat 102 | Penjelasan

atikel ini bersumber pada sebuah hadits shahih, yaitu Hadits Bukhari no 4318 yang didalamnya berkaitan dengan

Quran Surat Huud[11] ayat 102

Hadits ini di ambil dari

Kitab Hadits Shahih Bukhari