Saturday, June 21, 2014

Asbabunnuzul QS ali ‘Imran[3]:93

asbabunnuzul quran surat ali 'imran ayat 93
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Abdur Rahim Abu Yahya telah mengabarkan kepada kami 'Affan telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid telah menceritakan kepada kami Tsabit dari Anas radliallahu 'anhu: "Aku pernah menjamu suatu kaum dengan minuman di rumah Abu Tholhah. Saat itu khamar (arak, minuman keras) mereka adalah Al Fadhikh (arak terbuat dari buah kurma). Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan seorang penyeru untuk menyerukan bahwa khamar telah diharamkan". Anas berkata: "Maka Abu Tholhah berkata, kepadaku: "Keluar dan tumpahkanlah". Maka aku keluar lalu aku tumpahkan. Maka khamar mengalirdi jalan-jalan kota Madinah. Kemudian sebagian kaum berkata; "Telah wafat sebagian orang sedangkan di perut mereka masih ada khamar, maka Allah subhanahu wata'ala menurunkan firmanNya (QS Ali 'Imran ayat 93 yang artinya): (Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan yang saleh karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu…)

Keterangan Hadits:
Hadits dengan sanad dan matan yang sama terdapat dalam 2 kitab hadits yaitu kitab Shahih Bukhari nomor 2284 dan kitab Fathul Bari nomor 2464. Menurut ijma’ ulama, hadits Bukhari nomor 2284 termasuk dalam kategori hadits shahih. Oleh karena itu, hadits ini bisa digunakan sebagai hujjah, baik untuk mengkaji makna sebuah ayat maupun dalam rangka mencari solusi atas sebuah permasalahan. Hadits Buhkari nomor 2284 termasuk hadits yang secara maknawi berhubungan dengan al Qur’an. Dalam hal ini, hadits Bukhari nomor 2284 merupakan asbabunnuzl dari QS Ali ‘Imran ayat 93.