Thursday, June 5, 2014

Asbabunnuzul QS Lukman [31] : 13

Dalam menunaikan misi sebagai hamba, tidak serta merta seluruh manusia mudah dalam beribadah kepada Allah SWT. Banyak lika-liku yang dilalui manusia untuk mulus beribadah. Mulai dari godaan internal, hingga godaan yang sifatnya eksternal. Akan tetapi, diantara berbagai godaan, salah satu godaan yang mudah dilakukan diantaranya adalah berbuat dzalim. Berbuat dzalim pun ada tingkatannya, mulai dari yang ringan hingga yang berat. Lalu apakah perbuatan dzaling yang termasuk dalam kategori dzalim tingkat tinggi? Jawabannya ada dalam QS Luqman [31] : 13. Bagai mana bisa? Simak asbabunnuzulnya sebagai berikut!
kesyirikan adalah kezhaliman yang besar

“Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah dan juga telah meriwayatkan hadits yang serupa ini, Telah menceritakan kepadaku Bisyir bin Khalid Abu Muhammad Al 'Asykari berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far dari Syu'bah dari Sulaiman dari Ibrahim dari Alqamah dari Abdullah berkata: ketika turun ayat: "Orang-orang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kezhaliman" para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya: "Siapakah diantara kami yang tidak berbuat zhalim? Maka Allah 'azza wajalla menurunkan (firman-Nya): "Sesungguhnya kesyirikan adalah kezhaliman yang besar". (QS. Luqman: 13)
Semoga sedikit tulisan sederhana ini bisa menjadi inspirasi untuk mengkaji lebih dalam makna yang terkadung dalam QS Lukman [31] : 13.