Wednesday, June 18, 2014

Asbabunnuzul QS an Nisa[4]:88

"Mengapa kalian (terpecah) menjadi dua golongan (yang berbeda pendapat) dalam menyikapi orang-orang munafiqin..?" merupakan terjemah dari QS an Nisa[4]:88. Untuk siapa dan dalam kondisi apa ayat tersebut diturunkan? berikut adalah asbabunnuzulnya:
asbabunnuzul an nisaa ayat 88
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari 'Adiy bin Tsabit dari 'Abdullah bin Yazid berkata; Aku mendengar Zaid bin Tsabit radliallahu 'anhu berkata, Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam keluar (untuk perang) menuju Uhud, sebagian dari para sahabat ada yang mundur. Sebagian kelompok dari sahabat ada yang berkata: "Kita akan bunuh mereka", dan sebagian kelompok lain berkata; "Kita tidak akan membunuh mereka". Maka kemudian turunlah firman Allah Ta'ala QS Qn-Nisa ayat 88 yang artinya: ("Mengapa kalian (terpecah) menjadi dua golongan (yang berbeda pendapat) dalam menyikapi orang-orang munafiqin..?"). Dan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya kota Madinah ini akan membersihkan orang-orang sebagaimana api membersihkan karatnya besi".
Hadits tersebut, menurut ijma’ ulama termasuk dalam kategori hadits shahih. hadits dengan nomor 1751 dalam shahih Bukhari dan 1884 menurut kitab Fathul Bari, tentu bisa dijadikan hujjah. Semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi untuk selalu memperbaiki diri, agar kita memiliki kapasitas kepemimpinan sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.
Salah satu hikmah yang bisa dipetik adalah sikap kepemimpinan yang bisa memberikan semangat permersatu. Kepemimpinan yang baik, tidak akan bisa terwujud tanpa adanya kepercayaan dari yang dipimpin. Selain itu, seorang pemimpin juga harus bisa meyakinkan yang dipimpinnya bahwasannya seluruh persoalan bisa terselesaikan, terlebih jika dilakukan bersama-sama. Dalam hal ini, kemampuan retorika seorang pemimpin juga menjadi hal penting. Melalui pembahasaan yang baik, rasa percaya akan tumbuh dengan sendirinya, sehingga bisa menjadi energi positif dalam menyelesaikan permasalahan.